
Studi Kasus
Koperasi Namastra: dari Pencatatan Manual ke Dashboard Real-Time untuk Usaha Pakan Ikan
· 7 menit baca
Kebanyakan studi kasus SCM bercerita tentang satu jalur penjualan: distributor menjual ke retailer, retailer menjual ke konsumen, selesai. MTani Group tidak sesederhana itu. Sebagai perusahaan agribisnis terintegrasi yang menjalankan proses dari budidaya hingga pascapanen, trading input-output pertanian, pengolahan gabah dan beras modern, sampai penyediaan benih unggul dan pupuk — melalui beberapa lini usaha di bawah grupnya — MTani menjual beras lewat dua jalur yang karakternya sangat berbeda: grosir ke distributor dan retailer besar, dan ritel langsung ke konsumen di outlet milik mereka sendiri.
Dua jalur ini bukan cuma beda skala transaksi. Mereka beda logika bisnis sepenuhnya.
Dua Motion Penjualan yang Tidak Bisa Disamakan
Penjualan ke distributor dan retailer besar berjalan dengan ritme B2B: PO dalam volume besar, negosiasi harga bertingkat, termin pembayaran, dan siklus order yang terukur — mingguan atau bulanan, bukan per menit. Di sisi lain, penjualan di outlet milik MTani sendiri, tempat mereka melayani sembako langsung ke konsumen, berjalan dengan ritme yang sama sekali berbeda: transaksi kecil, cepat, banyak terjadi dalam satu hari, dan pelanggannya adalah orang yang datang langsung ke kasir, bukan tim procurement yang mengirim PO.
Kebanyakan bisnis yang punya dua motion penjualan seperti ini akhirnya menjalankan dua sistem yang benar-benar terpisah — satu untuk grosir, satu untuk kasir ritel — karena memang sulit menemukan satu alat yang pas untuk keduanya sekaligus. Masalahnya, begitu dua sistem berjalan sendiri-sendiri, stok yang sama secara fisik jadi punya dua catatan berbeda tergantung dari sisi mana dilihat, dan penjualan yang terjadi di outlet ritel tidak otomatis masuk ke gambaran komersial yang lebih besar di level grup.
Satu Ekosistem, Dua Titik Kerja: Vena untuk Grosir, Vena POS untuk Ritel
Untuk jalur distributor dan retailer, MTani menggunakan Vena sebagai sistem pengelolaan order dan mitra grosir — mengikuti pola kerja B2B yang sudah dibahas di artikel lain: satu tempat untuk PO, konfirmasi ketersediaan, dan status pengiriman, alih-alih tersebar di telepon dan WhatsApp dengan puluhan mitra sekaligus.
Untuk jalur ritel langsung, MTani menggunakan Vena POS di outlet mereka untuk melayani transaksi sembako ke konsumen — kasir yang mencatat penjualan pada saat terjadi, bukan direkap belakangan. Bedanya dengan aplikasi kasir berdiri sendiri: karena Vena dan Vena POS berbagi fondasi data yang sama, stok dan penjualan dari kedua jalur ini bisa dilihat dalam satu gambaran, bukan dua laporan terpisah yang harus disatukan manual di akhir periode.
Ini yang membuat kombinasi ini berbeda dari sekadar "punya dua sistem yang kebetulan dari vendor yang sama". Nilainya ada di titik temu: ketika stok beras yang keluar lewat outlet ritel dan stok yang keluar lewat pesanan distributor sama-sama tercermin di satu sumber data, tim komersial MTani bisa melihat pergerakan produk secara utuh — bukan cuma separuh cerita dari salah satu jalur saja.
Kenapa Ini Relevan di Luar Kasus Beras
Pola dua-motion-satu-ekosistem ini sebenarnya umum di banyak bisnis agribisnis dan FMCG Indonesia — perusahaan yang tumbuh dari produsen jadi juga punya kanal ritel sendiri, entah lewat outlet fisik atau toko di bawah bendera mereka. Tantangannya selalu sama: bagaimana melayani mitra grosir dengan proses B2B yang ketat, sekaligus melayani konsumen langsung dengan kecepatan kasir ritel, tanpa kedua jalur ini kehilangan koneksi satu sama lain di level data.
MTani Group beroperasi di industri produksi beras dan benih padi, memasok baik ke jaringan distribusi grosir maupun langsung ke konsumen — posisi yang membuat kebutuhan menyatukan dua jalur penjualan ini terasa nyata, bukan sekadar skenario hipotetis.
Kalau bisnis Anda punya kombinasi serupa — jalur grosir ke mitra distribusi sekaligus kanal ritel langsung ke konsumen — tim kami bisa mendiskusikan bagaimana Vena dan Vena POS bekerja bersama untuk kasus Anda. Hubungi kami lewat WhatsApp atau jadwalkan demo di /lp/demo-vena (/lp/demo-vena).
Baca Juga

Studi Kasus
· 7 menit baca


Supply Chain & Distribusi
· 7 menit baca